Mendewasakan Diri Bersama Tarbawi
December 26, 2007 at 12:10 pm | In RESENSI | 3 CommentsTags: RESENSI
Nama Media : Majalah Tarbawi
Terbit : Duamingguan
Tebal : 72 Halaman
Penerbit : PT.Media Amal Tarbawi
Ketika membaca Majalah Tarbawi untuk pertama kalinya, saya langsung merasakan kesejukan. Selain itu majalah tersebut sarat dengan inspirasi. Sehingga hati saya langsung merasa tersentuh oleh wacana yang dihadirkan majalah islam ini. Yang paling menyentuh perasaan saya, pesan-pesan yang disajikannya sekan-akan mengajak kita agar lebih dewasa dalam mangatasi berbagai permasalahan hidup.
Kita akan semakin merasa dewasa dalam berpikir dan bertindak ketika banyaknya masalah kehidupan pribadi bisa diatasi dengan baik. Pendekatan mengatasi berbagai masalah kehidupan pribadi tersebutlah yang dominan di suguhkan majalah Tarbawi. Ia menghadirkan berbagai macam solusi Islami atas masalah kehidupan pribadi. Mungkin ini merupakan suatu upaya yang digunakan Tarbawi agar citra majalahnya sesuai dengan moto yang diusungnya, yaitu; Menuju Kesalihan Pribadi dan Umat. Namun menurut padangan saya, penekanan tema yang spesifik menuju pada kesalehan umatnya nampak kurang menonjol. Sehingga citra yang di kehendaki Tarbawi nampak belum sepenuhnya tercapai.
Ada beberapa rubrik dalam majalah Tarbawi yang saya anggap bisa dijadikan teman bagi pembaca untuk mendewasakan diri. Rubrik itu bernama Dirosat dan Kiat. Rubrik Dirosat atau kajian utama itu berisi tema utama yang disuguhkan media tersebut. Bahasanya yang santun, dan sarat dengan sulusi membuatnya tampil bijak dalam mengambil simpul-simpul masalah yang disuguhkan. Kemudian dengan tidak terkesan menggurui, dalam rubrik itu ia mengajak pembaca untuk berpikir kemudian mengambil solusi yang ditarwarkannya.
Sedangkan dalam rubrik Kiat, terdapat curahan hati (curhat) pembaca yang memiliki masalah namun dapat mengatasinya dengan baik. Kebanyakan curhat-curhatan pembaca yang muncul, menonjolkan kesan bahwa mereka iklas menerima cobaan atau berserah diri hanya kepada Allah SWT.
Kemasan Majalah Tarbawi secara fisik terkesan sangatlah minimalis. Ukuran kertasnya tidak terlalu besar. Desain artistik covernya cukup sederhana, namun enak dipandang mata. Sehingga tampilan majalah ini terkesan lebih bersahabat dengan pembaca yang memiliki kedewasaan dan jiwa bersahaja.
Itulah seulas pengalaman saya ketika membaca majalah Tarbawi. Bagi yang ingin lebih medewaskan diri dengan pendekatan islami, coba baca majalahnya. Insya Allah akan mendapatkan kesejukan hati dan membangunkan kita agar hidup lebih percaya diri. []
Peresensi: Ariyandi Gunawan
3 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




udah lama ga beli majalah ini..
Comment by tunjung — February 27, 2008 #
Majalah yang penuh dengan inspirasi kehidupan..
banyak hal yang dapat saya peroleh dari media ini…
Luar biasa!
Comment by cecep300982 — April 20, 2009 #
Setujuuu…i like tarbawi much…
Comment by iin — May 8, 2009 #